
Kampus jatinangor adalah kampus utama dari Universitas Padjadjaran berlokasi di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Indonesia. Kampus ini berada di area seluas 1.781.780 m2 yang terdiri dari 17 fakultas, yaitu Kedokteran, Kedokteran Gigi, Psikologi, Keperawatan, MIPA, Kedokteran Hewan, Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, Perikanan dan Kelautan, Farmasi, Teknik Geologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Budaya, Ilmu Sosial dan Politik, Hukum, Ekonomi dan Bisnis, dan Sekolah Pascasarjana. Sampai tahun 2023, Kampus Jatinangor memiliki 188 gedung (74 gedung utama, 114 gedung pendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan).

Kampus Bandung berlokasi di Jl. Dipatiukur, No.35, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Kampus Bandung memiliki luas area sebesar 261.102 m2. Dahulu, kampus ini menjadi hub bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, program sarjana (S1) dan diploma III (D3), serta Fakultas Hukum. Namun, sejak pertengahan tahun 2017, fakultas-fakultas tersebut dan fakultas lainnya pindah ke kampus Jatinangor. Saat ini, kampus ini dikhususkan untuk menyelenggarakan program Magister (S2) dan Doktor (S3) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sekaligus menjadi hub utama kegiatan Pentahelix, kemitraan koperasi, dan kegiatan rektorat. Meskipun kampus utamanya berada di Jatinangor, berbagai acara besar seperti wisuda, pelantikan guru besar, sumpah profesi, serta seminar nasional dan internasional tetap diselenggarakan di kampus Bandung, yang semakin menegaskan peran penting kampus ini dalam ekosistem akademik dan administratif Universitas.

Kampus Arjasari seluas 200 hektare (2.603.743 m2) dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian (SPLPP) Fakultas Pertanian, terletak di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Kampus ini terbagi dalam empat zona, yaitu Zona 1 seluas 14,63 hektare untuk pengembangan kampus vokasi dan asrama mahasiswa; Zona 2 untuk Taman Sains dan Teknologi (TST) seluas 49,15 hektare; Zona 3 untuk area perkemahan berbasis agrowisata seluas 5,42 hektare; dan Zona 4 seluas 125,64 hektare untuk pengembangan kerja sama. Kampus Arjasari akan menjadi model kemitraan antara penggarap lahan dengan pemangku kepentingan Universitas Padjadjaran.

Universitas Padjadjaran telah berupaya keras untuk meningkatkan pembangunan daerah Jawa Barat, khususnya daerah Priangan Timur. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Universitas Padjadjaran mendirikan Pendidikan Multikampus di Kabupaten Pangandaran pada tahun 2016 dengan luas total 330.000 m2. Kampus Pangandaran yang terletak di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, memiliki luas lahan 33 hektar dan menawarkan lima program studi, yaitu Administrasi Bisnis, Ilmu Komunikasi, Peternakan, Perikanan dan Kelautan, serta Keperawatan. Kampus ini memiliki fasilitas pendidikan modern, termasuk gedung perkuliahan dan fasilitas pendukung pembelajaran, yang dilaksanakan dengan standar tinggi yang sama dengan kampus utama di Jatinangor.

Kampus Jelekong di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung saat ini digunakan sebagai Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian (SPLPP) Fakultas Pertanian. Kampus ini memiliki luas sekitar 100 hektar dan dikelola dengan cara yang sama seperti Kampus Arjasari. Kampus Jelekong menjadi contoh kerja sama antara petani penggarap dengan Universitas Padjadjaran.

Universitas Padjadjaran membuka kantor perwakilan di Jakarta yang diresmikan pada April 2023 lalu yang beralamat di Lantai 2 Menara Danareksa, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Kantor ini berfungsi sebagai sarana pendekatan Universitas Padjadjaran dalam bentuk akademik dan non-akademik, diantaranya untuk menjembatani kampus dengan para alumni karena jejaring alumni prominen Universitas Padjadjaran berada di Jakarta. Dasar kedua adalah untuk mendekatkan Universitas Padjadjaran dengan para pemangku kepentingan yang berada di Jakarta. Program akademik yang digelar di kampus Jakarta berupa Program Magister Hybrid Project-based Learning. Ada lima program studi Magister dengan sembilan konsentrasi yang ditawarkan, diantaranya: Magister Manajemen, Magister Ekonomi Terapan, Magister Hukum, Magister Inovasi Regional, dan Magister Pariwisata Berkelanjutan.

Universitas Padjadjaran menyelenggarakan program studi PSDKU (Program Studi di Luar Kampus Utama) di luar kampus utama untuk program studi S1 Keperawatan di Kabupaten Garut dalam rangka meningkatkan pembangunan wilayah Jawa Barat, khususnya wilayah Priangan Timur. Kampus Garut berada di dalam kawasan RSUD dr. Slamet, dengan luas 9.603 m2, dilengkapi dengan gedung perkantoran, ruang kuliah, aula, dan asrama. Program studi Keperawatan relevan dengan kebutuhan wilayah dengan tujuan untuk mendorong pembangunan daerah guna menghasilkan sumber daya manusia unggul dan berbagai output perguruan tinggi lainnya, seperti hasil penelitian, serta membantu pengembangan sektor perekonomian daerah.