Standard Keselamatan di Laboratorium

Laporan Survei · Pendataan Ketersediaan

KETERSEDIAAN PERANGKAT KESELAMATAN LABORATORIUM

Hasil Pendataan SOP, Alat, dan Fasilitas Keselamatan Kerja di Laboratorium
Ada
Tersedia & Terpenuhi
Tidak Ada
Belum Tersedia
1
Tertinggi
SOP sebelum praktikum / bekerja
93.9%
Ada
93.87%
Tidak Ada
6.13%
2
SOP saat praktikum / bekerja
68.8%31.2%
Ada
68.76%
Tidak Ada
31.24%
3
SOP setelah praktikum / bekerja
82.0%18.0%
Ada
81.96%
Tidak Ada
18.04%
4
Formulir Pengecekan Isi Kotak P3K
68.9%31.1%
Ada
68.87%
Tidak Ada
31.13%
5
SOP Investigasi & Pelaporan Kecelakaan
73.9%26.1%
Ada
73.90%
Tidak Ada
26.10%
6
Terendah
Alat Keselamatan di Laboratorium
68.6%31.4%
Ada
68.58%
Tidak Ada
31.42%
7
Kotak P3K
81.0%18.9%
Ada
81.05%
Tidak Ada
18.95%
8
Simbol & logo pada alat dan bahan laboratorium
76.9%23.1%
Ada
76.89%
Tidak Ada
23.11%
9
Peta Tanggap Darurat di Laboratorium
74.5%25.5%
Ada
74.53%
Tidak Ada
25.47%
Ringkasan Statistik Ketersediaan
9
Indikator
76,49%
Rata-rata «Ada»
23,51%
Rata-rata «Tidak Ada»
68,58 – 93,87%
Rentang Ketersediaan
Analisis & Temuan Utama
Sudah Baik

Tiga indikator dengan ketersediaan tertinggi: SOP sebelum praktikum (93,87%), SOP setelah praktikum (81,96%), dan Kotak P3K (81,05%). Persiapan awal & penutupan kegiatan laboratorium relatif terdokumentasi dengan baik.

Perlu Perhatian

Tiga indikator dengan ketersediaan terendah: Alat Keselamatan (68,58%), SOP saat praktikum (68,76%), dan Formulir P3K (68,87%). Lebih dari 30% laboratorium belum memiliki perangkat keselamatan operasional ini.

Rekomendasi

Prioritaskan pengadaan Alat Keselamatan Laboratorium dan penyusunan SOP saat praktikum/bekerja, karena keduanya merupakan komponen aktif yang langsung melindungi keselamatan pengguna saat kegiatan berlangsung.