Angkutan kampus gratis dalam kampus ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dan pegawai untuk menuju fakultas atau tujuan lain di sekitar kawasan kampus Jatinangor mengingat besarnya kampus dan jarak relatif antara satu fakultas dengan fakultas lainnya.
Terdapat 3 jalur, yaitu jalur A, jalur B, dan jalur C. Jalur A merupakan rute yang melewati Fakultas Rumpun Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Jalur B melewati Fakultas Rumpun Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Jalur C melewati jalur tengah yang melintasi perpustakaan, lab sentral dan rektorat.
Pada tahun 2024, seluruh unit yang konfigurasi mesinnya masih menggunakan diesel Euro 2 dan Euro 3 sudah diistirahatkan, dan yang beroperasi saat ini adalah angkutan kampus dengan diesel Euro 4 yang memiliki gas emisi lebih rendah dan lebih hemat bahan bakar. Hal ini juga selaras dengan arahan pemerintah Indonesia yang menjadikan standar Euro 4 sebagai standar gas buang bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang ramah lingkungan. Unpad berkomitmen untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi didalam kampus, dengan menyediakan angkutan kampus yang ramah lingkungan dan secara bertahap dan berkala diperbaharui sampai pada akhirnya dapat menggunakan kendaraan tanpa emisi seluruhnya.
Guna mengurangi penggunaan mobil pribadi para dosen dan tenaga akademik Unpad, terdapat 3 unit bus Damri yang difungsikan sebagai angkutan antar-jemput dengan rute Kampus Unpad Dipatiukur, Bandung menuju Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang yang beroperasi setiap weekday dari hari senin-jumat. Terdapat 2 rute antar-jemput Damri ini, yaitu Bandung (Dipatiukur) – Jatinangor dan Bandung (Jl. Elang) – Jatinangor. Kedua rute ini memfasilitasi karyawan Unpad yang domislinya tersebar di beberapa tempat di Kota Bandung.
Pada tahun 2023, Unpad mulai menjalin kerjasama dengan Bengkel Toyota Sumedang dalam rangka melakukan uji emisi kendaraan inventaris unpad, termasuk diantaranya adalah angkutan kampus. Semua unit angkutan kampus sudah dilakukan uji emisi dan semuanya lolos uji. Kegiatan ini diagendakan untuk dilakukan secara berkala sebagai program rutin setiap 6 bulan sekali pada tahun 2024 (per-semester).