
Jatinangor, 17 Juni 2026 — Universitas Padjadjaran (Unpad) terus mendorong inovasi dalam pengelolaan lingkungan melalui uji coba reaktor pirolisis yang sedang dikembangkan oleh Tim Eksplorasi Karbon Biomassa UNPAD oleh Prof. Dr. Ace Tatang Hidayat, M.Si., Allyn Pramudya Sulaeman, M.T., Ph.D, Dr. Eng. Uji Pratomo, M.Si , Yayan Satyakti, Ph.D, Dr. Ania Citraresmini, S.P., M.P dan Husain Akbar Sumeru, S.ST., M.T. Tim mendemonstrasikan proses tersebut yang dilaksanakan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Ciparanje ini memperkenalkan teknologi yang memanfaatkan sampah kampus sebagai bahan bakar untuk mengolah limbah biomassa menjadi biochar.
Teknologi tersebut menawarkan pendekatan yang lebih berkelanjutan dalam pengolahan sampah di lingkungan kampus. Melalui proses pirolisis, limbah biomassa, contohnya seperti limbah tempurung kelapa, dikonversi menjadi 15 kg biochar yang mengandung sekitar 12,4 kg karbon stabil (fixed carbon) dalam satu kali proses karbonisasi. Kandungan karbon tersebut setara dengan potensi penyimpanan karbon (carbon sequestration) sebesar sekitar 45,4 kg CO₂eq.
Dalam satu kali proses pirolisis, kegiatan operasional menghasilkan emisi sekitar 38,4 kg CO₂eq. Setelah diperhitungkan dengan potensi penyimpanan karbon pada biochar, proses tersebut menghasilkan manfaat bersih berupa pengurangan emisi sekitar 7 kg CO₂eq. Perhitungan ini menunjukkan potensi biochar sebagai media penyimpanan karbon jangka panjang yang dapat mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca menuju net zero emission. Selain memberikan manfaat lingkungan, biochar juga dapat diolah lebih lanjut menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti karbon aktif (adsorben), rekayasa kualitas tanah, dan elektroda karbon.
Uji coba ini menjadi bagian dari upaya Unpad dalam mengembangkan teknologi yang mendukung pengolahan sampah secara berkelanjutan. Selain membantu mengurangi timbulan sampah, inovasi ini juga menunjukkan potensi pemanfaatan limbah sebagai sumber energi sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat bagi lingkungan.
Ke depan, teknologi pirolisis berbahan bakar sampah kampus ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam sistem pengelolaan sampah terpadu di Unpad. Inovasi ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Unpad dalam mewujudkan kampus yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah secara lebih optimal.


