Unpad terus berkomitmen mewujudkan kampus inklusif yang ramah untuk keberagaman dengan memastikan bahwa setiap sudut kampus dapat diakses dan mendukung semua kebutuhan mahasiwa termasuk teman-teman penyandang disabilitas.
Fasilitas kampus yang telah disediakan Unpad bagi teman-teman penyandang disabilitas adalah pemberian simbol akses bagi disabilitas, termasuk parkir khusus disabilitas, simbol pengguna kursi roda, toilet disabilitas, dan jalan landai juga guiding block.
Dari total 74 gedung utama di Unpad, sebanyak 48,65% atau sekitar 36 bangunan sudah dilengkapi dengan fasilitas pendukung orang berkebutuhan khusus. Unpad akan terus memperluas area yang dapat mendukung akademisi yang berkebutuhan khusus agar dapat mempermudah kegiatan akademik dan kemahasiswaan.
Unpad juga menyediakan fasilitas keamanan yang dikelola oleh BUJP. Terdapat sekitar 488 CCTV yang beroperasi baik outdoor maupun indoor. Unpad juga menerapkan pengamanan gerbang dengan memasang
gerbang dan penjaga pos di beberapa titik akses utama, mengerahkan petugas patroli, dan membangun ruang pemantau keamanan.
Setiap unit gedung perkantoran dan perkuliahan memiliki dua pemadam kebakaran, dan setiap gedung per 2 lantainya memiliki hidran. Unpad sangat memperhatikan keselamatan keamanan gedung dan peralatan lift, dengan sertifikasi SLF (Sertifikat Layak Fungsi) dan SLO (Sertifikat Layak Operasi). Sertifikasi ini berlaku untuk gedung-gedung utama seperti rektorat, laboratorium pusat, dan perpustakaan, yang nantinya akan diperluas ke gedung-gedung di tingkat fakultas.