KONSUMSI AIR YANG DIOLAH

Universitas Padjadjaran

Universitas Padjadjaran aktif melakukan penyediaan air olahan melalui penggunaan air hasil olahan WWTP. Penggunaan air olahan di kampus juga melibatkan pengembangan teknologi yang ada, seperti alat Nanobubble. Penggunaan air olahan ini banyak berfokus pada penggunaan air kelas 2 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomer 22 Tahun 2021. Selain penggunaan air olahan, Unpad juga telah berhasil mengelola air minum gratis bagi seluruh anggota institusi akademik Unpad yang tentunya memenuhi persyaratan sebagai air kelas 1 sesuai dengan standar kualitas air.

Skema penggunaan air olahan di Kampus Universitas Padjadjaran

#PROGRAM

Teknologi Nano Bubble

Nano Bubble Technology - FIBUTECH
Nano bubble technology

Teknologi nano-bubble meningkatkan efisiensi penghilangan polutan dari limbah, meminimalkan ketergantungan pada fasilitas pengolahan, serta mengurangi biaya dan waktu pengoperasian. Teknologi ini berfungsi sebagai pemurni air yang memungkinkan penggunaan kembali air. Kampus Unpad Jatinangor menerapkan teknologi nanobubble untuk mengairi rumah kaca Bale Tatanen dan membudidayakan Ikan Koi di Ciparanje.

Penggunaan Air Olahan IPAL

Air hasil pengolahan dari berbagai IPAL yang ada di kampus, dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk penyiraman tanaman, mandi, cuci, kakus, rekreasi, dan olahraga air. Hasil pemantauan kualitas air yang dilakukan secara berkala menunjukkan bahwa air hasil pengolahan dikategorikan sebagai air kelas 2 sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 sehingga air tersebut dapat digunakan untuk infrastruktur/fasilitas rekreasi air, budidaya ikan air tawar, peternakan, irigasi tanaman, dan/atau keperluan lain yang memerlukan kualitas air yang sama dengan penggunaan yang disebutkan di atas.

Rebranding Jalatista menjadi Cikahuripan

Cikahuripan

Air minum Cikahuripan diproduksi menggunakan teknologi reverse osmosis. Saat ini, terdapat 11 lokasi Cikahuripan: 10 di luar ruangan dan 1 di dalam ruangan. Stasiun Cikahuripan luar ruangan dapat ditemukan di Gedung Rektorat, Bale Santika, Masjid Raya Unpad, GOR Jati Padjadjaran, serta di berbagai fakultas di Unpad. Program maintenance Cikahuripan juga dilakukan secara rutin dan terus menerus, penggantian filter dilakukan untuk menjaga kualitas air minum.